Turut hadir dalam sosialisasi ini, Direktur Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi BSN Fajarina Budiantari  menyampaikan bahwa juknis skema NEK (Nilai Ekonomi Karbon) untuk PTBAE-PU merupakan hasil kolaborasi dari KLHK dan KESDM. "BSN/KAN akan tetap mengutamakan nilai imparsialitas, kompetensi, dan konsistensi dalam menerapkan proses akreditasi pada skema PTBAE-PU" ujarnya.

Harapan kedepannya, petunjuk teknis ini dapat dijadikan pedoman oleh LVV (Lembaga Validasi dan/atau Verifikasi) dalam menerapkan skema akreditasi PTBAE-PU yang diajukan. Kegiatan ini dihadiri oleh Lembaga Validasi dan/atau Verifikasi, Asesor dan Panitia Teknis Komite Akreditasi Nasional. LVV yang hadir semua sudah diakreditasi dan calon LVV yang akan diakreditasi oleh KAN.

Berita

BSN Tingkatkan Kompetensi Personel Akreditasi terkait ISO/TS 21030:2023

Sehubungan dengan adanya penyesuaian pedoman standar yang digunakan untuk Skema Akreditasi Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (LSSMOP), Badan Standardisasi Nasional (BSN) memandang perlu meningkatkan kompetensi personel Kedeputian Akreditasi BSN terkait standar ini.

Read more ...
KAN Melakukan Rapat KAN dan Kaji Ulang Manajemen 2024

Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) melaksanakan Rapat KAN bersamaan dengan Kaji Ulang Manajemen pada Rabu (20/3/2024) di Jakarta.

Read more ...
BSN Selenggarakan Focus Group Discussion Asesor dan Panitia Teknis Laboratorium Pengujian Parameter Lingkungan

Deputi Bidang Akreditasi Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Asesor dan Panitia Teknis Laboratorium Pengujian Parameter Lingkungan pada Kamis (13/03/2024) secara daring.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi BSN, Sugeng Rahardjo mengatakan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai persyaratan tambahan skema akreditasi untuk laboratorium lingkungan menjadi penting dan harus menjadi perhatian khusus karena laboratorium lingkungan di Indonesia semakin banyak dibutuhkan.

Read more ...
BSN Tingkatkan Keberterimaan Akreditasi Mendukung Keberlanjutan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Dalam konteks ekonomi berkelanjutan, akreditasi berperan penting dalam membantu regulator, pelaku usaha, dan konsumen untuk berkomitmen ataupun mempersyaratkan praktik yang ramah lingkungan dan mendukung produk/jasa dalam negeri sehingga dapat bersaing di pasar global dan diterapkan sebagai dasar transaksi untuk level nasional.

Read more ...
Refreshment Asesor Untuk Mempertahankan Saling Pengakuan di Level Internasional

Asesor merupakan ujung tombak dari kesuksesan akreditasi. Oleh karena itu, Badan Standardisasi Nasional (BSN) Melalui Kedeputian Bidang Akreditasi terus berupaya meningkatkan kapasitas asesor salah satunya dengan menyelenggarakan Refreshment Asesor  Lembaga Sertifikasi Person pada Jum’at (08/03/2024) secara daring (online).

Read more ...
Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.