Sebagai tindak lanjut webinar yang telah terselenggara sebelumnya, mengenai potensi Produsen Bahan Acuan/Reference Material Producer (RMP) di potensi global pasar Indonesia, Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) bersama Arise+ Indonesia menggelar rangkaian pelatihan Skema Akreditasi Produsen Bahan Acuan (PBA), berdasarkan SNI ISO 17034:2016 Persyaratan umum kompetensi produsen bahan acuan, secara online pada Senin-Senin (13-20/11/2023). Pelatihan ini menghadirkan peserta dari pemerintah, laboratorium swasta, maupun kandidat produsen bahan acuan.

“Pelatihan ini bertujuan memperkuat infrastruktur mutu di Indonesia, khususnya produsen bahan acuan.” Ungkap Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi BSN, Sugeng Raharjo, dalam sambutannya.

“Kebutuhan RMP di Indonesia sangat besar. Semakin banyak RMP di Indonesia, semakin mudah bagi laboratorium di Indonesia untuk memperoleh RMP dengan harga yang rasional untuk bahan kerja,” tambah sugeng.

Chief Metrologist dari National Metrology Institute of South Africa (NMISA), Dr. Angelique Botha, mengupas dokumen ISO 17034 dan poin-poin utamanya. Adapun pada sesi ini Botha mengupas ISO 17034 klausul 7.10 mengenai asesmen homogenitas. Botha menekankan pentingnya homogenitas bahan acuan dan bahwa semua produsen bahan acuan harus melakukan asesmen homogenitas dari bentuk final calon bahan acuan, untuk memastikan kesesuaian terhadap tujuannya.

“Pengujian homogenitas tidak dapat menjamin homogenitas dengan keyakinan yang sempurna. Oleh sebab itu, sangat penting untuk meminimalisir risiko dampak negatif dari hasil pengukuran yang disebabkan oleh anomali unit bahan acuan,” ungkap Botha.

Pengukuran yang paling penting untuk kontrol homogenitas adalah bahan yang diambil dari proses pemilihan, persiapan, dan pengemasan bahan. “Pengujian homogenitas berfungsi sebagai verifikasi. Sangat penting untuk mendapatkan informasi dari Kumpulan material yang sangat mirip yang dikumpulkan oleh produsen bahan acuan dan pengguna akhir,” tambahnya.

Tiga hal yang menjadi catatan penting dari Botha, di antaranya pentingnya strategi sampling, cara mengambil kutipan dari sampel yang dipilih, serta desain studi homogenitas yang tepat.

Pelatihan ini disusun dalam dua sesi. Yakni Sesi diskusi selama 5 hari dan disusul dengan 5 hari sesi praktik. Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Mutu Nasional 2023 pada bulan November 2023. (Put)

Berita

Sekretaris KAN Resmi Tutup Peer Evaluation APAC 2024

Sekretaris KAN, Donny Purnomo, secara resmi menutup kegiatan Peer Evaluation Asia Pacific Accreditation Cooperation (APAC) terhadap Komite Akreditasi Nasional (KAN) pada Jumat (31/4/2024) di Kantor KAN, Jakarta. Hadir dalam Closing Meeting tersebut. Turut hadir dalam acara pembukaan ini para Direktur dan Ketua Tim Deputi Bidang Akreditasi BSN didampingi staf KAN.

Read more ...
APAC Lakukan Peer Evaluation Terhadap KAN Tahun 2024

Asia Pacific Accreditation Cooperation (APAC) kembali melaksanakan Peer Evaluation terhadap Komite Akreditasi Nasional (KAN). Kegiatan ini akan berlangsung pada 27 - 31 Mei 2024. Peer Evaluation secara resmi dibuka oleh Sekretataris Utama BSN selaku Plt. Deputi Bidang Akreditasi BSN, Donny Purnomo, pada Senin (27/5/2024), di Kantor BSN, Jakarta. 

Read more ...
BSN Siapkan Personel Akreditasi untuk APAC Peer Evaluation

Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan APAC Peer Evaluation Tahun 2024 yang akan berlangsung pada akhir Mei 2024 ini, Direktorat Akreditasi laboratorium BSN melaksanakan Focus Group Discussion bersama personel akreditasi dan asesor di Cibinong, Bogor pada Kamis-Jumat (16-17/5/2024).

Read more ...
BSN Siapkan Tim Asesor untuk Menghadapi APAC Peer Evaluation

Menjelang APAC Peer Evaluation yang akan dilaksanakan pada akhir Mei 2024 mendatang, Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Deputi Bidang Akreditasi BSN melakukan pertemuan koordinasi dengan Asesor untuk Persiapan Asia Pacific Accreditation Cooperation (APAC) Peer Evaluation pada Senin (13/5/2024) di kantor BSN, Jakarta. Pertemuan ini menjadi pertemuan teknis Deputi Bidang Akreditasi BSN dengan tim asesor yang telah dijadwalkan untuk melakukan penyaksian/witnessing di Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) pada agenda Peer Evaluation APAC nanti.

Read more ...
Deputi Bidang Akreditasi BSN Tingkatkan Kompetensi Personel untuk Akreditasi LSSMAP

Guna memelihara Skema Akreditasi Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (LSSMAP), sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Peer Evaluation Asia Pacific Accreditation Cooperation (APAC) yang akan dilaksanakan pada akhir Mei 2024, Deputi Bidang Akreditasi Badan Standardisasi Nasional (BSN) mengadakan pelatihan Anti-Fraud dan Anti-Korupsi pada skema akreditasi Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (LSSMAP) kepada 30 asesor, panitia teknis, maupun personel Kedeputian Bidang Akreditasi BSN, yang dilangsungkan pada Kamis-Jumat (2-3/5/2024) secara hybrid di kantor BSN, Mampang, Jakarta.

Read more ...
Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.