Indonesian English

Persyaratan umum untuk kompetensi produsen bahan acuan

KAN memberikan akreditasi untuk produsen bahan acuan (selanjutnya setelah disebut PBA). Produsen bahan acuan ini dapat memenuhi persyaratan dalam ISO 17034 " General requirements for the competence of reference material producer " .

Penggunaan bahan acuan di laboratorium pengujian dan kalibrasi sangat penting untuk menjamin bahwa rantai ketertelusuran yang dibangun ke satuan SI tidak terputus. Salah satu faktor kunci yang berpengaruh pada kemampuan laboratorium untuk menghasilkan data uji yang handal adalah ketersediaan bahan acuan dengan nilai yang tersertifikasi yang dapat dijadikan pegangan para penggunanya. Kebutuhan akan bahan acuan terus meningkat seiring dengan meningkatnya presisi peralatan ukur dan persyaratan untuk keberadaan data yang lebih teliti dan handal dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, sangat diperlukan produsen bahan acuan yang dapat dibuktikan kompetensinya.

Persyaratan Akreditasi Produsen Bahan Acuan

  1. ISO 17034:2016  'General requirements for the competence of reference material producer'.
  2. Dokumen Akreditasi Produsen Bahan Acuan
  3. Related APLAC Mandatory Documents

Formulir Permohonan Akreditasi Produsen Bahan Acuan

Paket Formulir Permohonan Akreditasi/Reakreditasi PBA

 

KAN mewakili Indonesia dalam forum kerjasama internasional antar badan akreditasi, yaitu International Accreditation Forum (IAF), Pacific Accreditation Cooperation (PAC), International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC) dan Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC).

Fokus kerjasama yang dilakukan oleh organisasi-organisasi tersebut adalah perjanjian saling pengakuan atas hasil-hasil sertifikasi, pengujian, inspeksi, dll yang disebut sebagai Multilateral Recognition Agreements (MLA's) atau  Mutual Recognition Arrangements (MRA's). Dengan penandatangan MLA atau MRA tersebut, anggota badan akreditasi akan saling mengakui satu sama lain atas sertifikat dan laporan yang diterbitkan oleh Lembaga Penilaian Kesesuaian yang terakreditasi .Keuntungan saling pengakuan ini adalah mengurangi potensi dilakukannya re-sertifikasi atau pemeriksaan ulang terhadap barang dan jasa ketika berpindah dari satu negara ke negara lain.

 

IAF

KAN adalah anggota IAF dan menjadi penandatangan IAF MLA untuk sertifikasi sistem manajemen mutu (sejak 22 September 2002), sertifikasi sistem manajemen lingkungan (sejak 26 Oktober 2007), sertifikasi produk (sejak 19 Oktober 2009) dan sertifikasi sistem manajemen keamanan pangan (sejak 21 Oktober 2015).

 

PAC

KAN adalah anggota PAC dan menjadi penandatangan  PAC MLA untuk sertifikasi sistem manajemen mutu (sejak 24 Agustus 2000), sertifikasi sistem manajemen lingkungan (sejak 8 Juli 2004), sertifikasi produk (sejak 16 Juni 2009), sertifikasi sistem manajemen keamanan pangan (sejak 22 Mei 2013), sertifikasi person (sejak 15 Juni 2016), sertifikasi sistem manajemen energi (sejak November 2017) dan sertifikasi sistem manajemen keamanan informasi (sejak November 2017).

 

ILAC

KAN adalah anggota ILAC dan menjadi penandatangan ILAC MRA untuk laboratorium pengujian (sejak 20 Juni 2001), laboratorium kalibrasi (sejak 30 Desember 2003), lembaga inspeksi (sejak 24 Oktober 2012) dan laboratorium medik (sejak 14 Maret 2013).

 

APLAC

KAN adalah anggota APLAC dan menjadi penandatangan APLAC MRA untuk laboratorium pengujian (sejak 22 Mei 2001), laboratorium kalibrasi (sejak 13 November 2003), lembaga inspeksi (sejak 19 Desember 2004), laboratorium medik (sejak 14 Maret 2013) dan Penyelenggara Uji Profisiensi (sejak 21 Juni 2017).

 

 

KAN adalah badan akreditasi Indonesia yang dioperasikan secara objektif dan tidak memihak. KAN menyediakan layanan akreditasi dengan azas non-diskriminatif, melalui cara sebagai berikut :

  1. Menyediakan akses yang sama bagi semua Lembaga Penilai Kesesuaian pemohon akreditasi yang memiliki kegiatan yang tercakup dalam lingkup akreditasi KAN;

  2. Menetapkan struktur biaya akreditasi yang sama untuk semua Lembaga Penilaian Kesesuaian;

  3. Tidak memberikan hak istimewa kepada satu atau sekelompok Lembaga Penilaian Kesesuaian.

 

KAN memastikan bahwa semua personil (termasuk personel kontrak) bertindak secara objektif dan bebas dari tekanan komersial dan keuangan serta tekanan lainnya, yang mungkin dapat mempengaruhi hasil akreditasi.

Keputusan Akreditasi diambil secara kolektif oleh Konsil KAN yang merupakan manajemen tertinggi di KAN yang beranggotakan para wakil pemangku kepentingan bidang akreditasi.

Keputusan Presiden Nomor 78/2001 menyatakan bahwa Badan Standardisasi Nasional (BSN) memberikan dukungan anggaran dan personil untuk pengoperasian KAN.

Komite Akreditasi Nasional (KAN) adalah Lembaga di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia dengan tugas utama memberikan akreditasi kepada Lembaga Penilai Kesesuaian.

KAN didirikan pada tahun 1992 dengan Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Nomor 465 / IV.2.06 / HK.01.04 / 9/92 dan diperbaharui pada tahun 1997 dengan Keputusan Presiden Nomor 13/1997 dan pada tahun 2001 dengan Keputusan Presiden No 78/2001.

KAN berlokasi di Jakarta dengan alamat di Gedung Menara Thamrin Lt 11, Jl. M.H Thamrin Kav. 3, Kebon Sirih, Jakarta 10340 - Indonesia.

KAN dioperasikan sesuai dengan standar internasional ISO / IEC 17011 sebagai badan akreditasi yang profesional, independen dan tidak memihak.

KAN memberikan akreditasi kepada Lembaga Sertifikasi, Laboratorium, Lembaga Inspeksi, Penyedia Uji Profisiensi dan Produsen Bahan Acuan. KAN adalah anggota penuh Pacific Accreditation Cooperation – PAC,  International Accreditation Forum – IAF,  Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation – APLAC, and International Laboratory Accreditation Cooperation – ILAC.

KAN mendapat pengakuan internasional melalui IAF / PAC Multilateral Recognition Arrangement (MLA) untuk akreditasi Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu, Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan, Lembaga Sertifikasi Produk dan Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan, serta mendapat pengakuan PAC MLA untuk Lembaga Sertifikasi Person. KAN juga mendapat pengakuan internasional melalui ILAC / APLAC Mutual Recognition Arrangement (MRA) untuk akreditasi Laboratorium Pengujian, Laboratorium Kalibrasi, Laboratorium Medik dan Lembaga Inspeksi.

Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.