Indonesian English

Standar internasional ISO/IEC 17011 yang saat ini digunakan sebagai persyaratan pengoperasian badan akreditasi yang melakukan akreditasi terhadap lembaga penilaian kesesuaian (conformity assessment body) dan sekaligus sebagai persyaratan pengakuan internasional suatu badan akreditasi telah berusia 13 tahun sejak revisi yang terakhir dipublikasikan oleh ISO pada tahun 2004. Perubahan utama standar internasional ISO/IEC 17011 adalah penyesuaian dengan struktur dokumen CASCO, menambahkan uji profisiensi sebagai salah satu jenis kegiatan penilaian kesesuaian, peningkatan persyaratan kompetensi personel yang terlibat dalam proses akreditasi, memasukkan persyaratan dalam ISO/PAS 17001 sampai dengan ISO/PAS 17005 sebagai persyaratan wajib.

Agenda utama lainnya yang dibahas adalah konfirmasi pengakuan internasional oleh IAF melalui mekanisme Multilateral Recognition Arrangement (MLA) dan ILAC melalui mekanisme Mutual Recognition Arrangement (MRA) terhadap beberapa badan akreditasi anggota IAF dan ILAC. KAN telah mendapat pengakuan internasional dari IAF untuk pengoperasian skema akreditasi Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen (ISO 9001) sejak tahun 2002, Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001) sejak tahun 2007, Lembaga Sertifikasi Produk sejak tahun 2009 dan Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan (ISO 22000) sejak tahun 2015.  Disamping itu KAN juga telah mendapat pengakuan internasional dari ILAC untuk pengoperasian skema akreditasi Labarorium Penguji sejak tahun 2001, Laboratorium Kalibrasi sejak tahun 2003, Lembaga Inspeksi sejak tahun 2012 dan Laboratorium Medik (Klinik) sejak tahun 2013.

Sidang umum gabungan IAF dan ILAC ini dihadiri oleh kurang lebih 300 delegasi yang mewakili 92 full member dan 60 associate dan affiliate member dari 120 negara. Delegasi Indonesia diwakili oleh Kukuh S. Achmad, Deputi Bidang Penerapan Standar dan Akreditasi, Badan Standardisasi Nasional (BSN) selaku Sekretaris Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan Donny Purnomo, Kepala Pusat Akreditasi Lembaga Sertifikasi BSN selaku Direktur Akreditasi Lembaga Sertifikasi KAN.

 

Di tengah-tengah menghadiri sidang umum gabungan IAF dan ILAC ini juga telah dilakukan pembicaraan awal antara Mr. Devecz Miklós, Director General National Accreditation Authority of Hungary (NAH) dan Kukuh S. Achmad, Sekretaris KAN untuk menjajagi kemungkinan dilakukannya kerjasama di bidang akreditasi dalam rangka mendukung kelancaran perdagangan bilateral antara Indonesia dan Hongaria (ksa-dp).

Berita

Keberterimaan akreditasi KAN untuk SME dan SMKI di PAC

 

Pada tanggal 14 Desember 2017, Komite Akreditasi Nasional (KAN) menerima pengakuan keberterimaan skema akreditasi Sistem Manajemen Energi (SME) dan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dari Pacific Accreditation Cooperation (PAC) melalui penandatanganan saling pengakuan yang dikenal dengan istilah Multilateral Recognition Agreement (MLA). PAC merupakan forum badan akreditasi negara-negara di tingkat regional Pasifik.

Penandatangan MLA dilakukan oleh dua pihak yaitu PAC dan KAN yang diwakili oleh Ms. Chang Kwei Fem (selaku Chair PAC) dengan Mr. Kukuh S. Achmad (selaku Sekretaris Jenderal KAN).

 

Sistem Manajemen Energi (SME) secara internasional dikenal dengan istilah Energy Management Systems (EnMS), merupakan skema akreditasi sukarela (voluntary-based) yang dioperasikan oleh KAN untuk lembaga sertifikasi yang menyediakan jasa sertifikasi berdasarkan standar SNI ISO 50001. Selain Indonesia, negara – negara yang sudah mendapatkan PAC MLA untuk skema SME adalah Hongkong, India, Jepang, Meksiko, Singapura, Taiwan dan Thailand.

Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) secara internasional dikenal dengan istilah Information Security Management Systems (ISMS), merupakan skema akreditasi suka rela (voluntary-based) untuk lembaga sertifikasi yang menyediakan jasa sertifikasi berdasarkan standar SNI ISO/IEC 27001. Selain Indonesia, negara – negara yang sudah mendapatkan PAC MLA untuk skema SMKI adalah Cina, India, Jepang, Malaysia, Meksiko dan Taiwan.

Dengan ditandatanganinya MLA untuk dua skema akreditasi yaitu SME dan SMKI ini, maka jumlah skema akreditasi lembaga sertifikasi yang dioperasikan oleh KAN yang telah mendapatkan MLA bertambah menjadi total 7, yaitu Sistem Manajemen Mutu (sejak 24 Agustus 2000), Sistem Manajemen Lingkungan (sejak 8 Juli 2004), Produk (sejak 16 Juni 2009), Sistem Manajemen Keamanan Pangan (sejak 22 Mei 2013), dan Person (sejak 15 Juni 2016). Sebagian besar dari skema akreditasi yang memperoleh MLA PAC tersebut juga telah mendapatkan pengakuan di tingkat internasional melalui MLA International Accreditation Forum (IAF).

Manfaat paling mendasar dari MLA PAC ini adalah adanya saling pengakuan dari seluruh negara anggota PAC terhadap sertifikat SME dan SMKI yang diperoleh organisasi dari lembaga sertifikasi yang diakreditasi oleh KAN.

Kebijakan KAN mengenai Penyesuaian Standar ISO/IEC 17025:2017 (General requirements for the competence of testing and calibration laboratories)

Dengan telah diterbitkannya ISO/IEC 17025: 2017 yang menggantikan ISO/IEC 17025:2005, Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC) dan International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC) mempersyaratkan bahwa semua laboratorium yang diakreditasi dan sertifikat akreditasi yang diterbitkan oleh badan akreditasi penandatangan Mutual Recognition Arrangement (MRA)  APLAC/ILAC, harus telah mengacu kepada ISO/IEC 17025:2017 tersebut selambat-lambatnya 29 November 2020.

Berkaitan dengan hal tersebut di atas, Komite Akreditasi Nasional (KAN) menetapkan dan memberlakukan ISO/IEC 17025:2017 sebagai persyaratan akreditasi laboratorium oleh KAN. Tata cara penyesuaian persyaratan akreditasi dari SNI ISO/IEC 17025:2008 (adopsi dari ISO/IEC 17025:2005) ke  ISO/IEC 17025:2017 diatur dalam kebijakan KAN terlampir.

1. Surat Pengantar dari Sekretaris Jenderal KAN

2. Kebijakan Transisi KAN

3. Pedoman Penyesuaian

4. Formulir Pernyataan Kesesuaian ISO/IEC 17025:2017

 

 

Keberterimaan dan Hubungan Kerja Sama

   

Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.