Indonesian English

Dalam menyosialisasikan pedoman kalibrasi untuk laboratorium kalibrasi yang diakreditasi,  Komite Akreditasi Nasional (KAN) menyelenggarakan Sosialisasi Pedoman Kalibrasi untuk Enclosure dan Mikropipet. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 September 2021 secara daring dan diikuti oleh 215 Laboratorium Kalibrasi yang diakreditasi KAN. Kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi kegiatan yaitu sesi pertama sosialisasi pedoman kalibrasi untuk Enclosure dan sesi kedua pertama sosialisasi pedoman kalibrasi untuk mikropipet.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Direktur Akreditasi Laboratorium BSN, Fajarina Budiantari. Fajarina juga memaparkan terkait 4 (Empat) kebijakan KAN terkini yaitu Kebijakan terkait Pengajuan Lingkup Akreditasi Pengujian SARS COV 2, kebijakan terkait Kegiatan Penilaian Kesesuaian Saat Masa Berlaku Akreditasi Habis, Kebijakan Pemberian Uang Harian/Paket Data Asesmen dan Mengenai Tindak Lanjut Temuan Ketidaksesuaian.

Sosialisasi Pedoman Kalibrasi Enclosure dipaparkan oleh Dede Erawan. Dalam paparannya, Dede menjelaskan terkait mekanisme Prosedur Kalibrasi Enclosure. Prosedur ini merupakan prosedur untuk kalibrasi dan pemeriksaan suhu enklosur pada terkanan atmosfir, pada kondisi tanpa beban, dalam keadaan mantap, dan tanpa memperhatikan ukurannya. Enklosur harus dikalibrasi sebagai satu sistem dengan perangkat sensor dan indikatornya dan dioperasikan sebagaimana penggunaannya. Dede juga menyampaikan mengenai evaluasi ketidakpastian pengukuran dan pelaporan hasil pada enclosure.

Sesi kedua menghadirkan Renanta Hayu Kresiani selaku Koordinator Kelompok Substansi Standar Nasional Satuan Ukuran Massa – BSN sekaligus Asesor Kepala KAN untuk memberikan paparan terkait Pedoman Kalibrasi Mikropipet. Dalam pemaparannya Renanta menyampaikan bahwa pedoman kalibrasi micropipet digunakan untuk mengkalibrasi mikropipet menggunakan metode gravimetric dengan rentang ukur ( 1 uL ~ 200 mL). selain itu Renanta juga memaparkan bagaimana langkah kalibrasi mikropipet.

Pada akhir acara ditutup oleh Herlin Rosdiana selaku Koordinator Kelompok Substansi Akreditasi Laboratorium Kalibrasi, sekaligus memberikan rekomendasi dan anjuran agar Laboratorium Kalibrasi yang terakreditasi KAN dapat menggunakan Pedoman Kalibrasi Enclosure dan Mikropipet tersebut dengan tujuan mengharmonisasikan penggunaan metode yang digunakan saat proses kalibrasi enclosure dan micropipet serta meminimalisir perbedaan-perbedaan pemahaman dalam proses kalibrasinya (IA).

Berita

Akreditasi Pilar Utama Keberterimaan Hasil Penilaian Kesesuaian di seluruh dunia

Akreditasi sebagai bagian dari insfrastruktur mutu, memegang peranan yang sangat strategis dalam memastikan bahwa suatu lembaga penilaian kesesuaian (lembaga inspeksi, laboratorium, lembaga sertifikasi, dan lembaga validasi/verifikasi) memiliki kompetensi serta berhak melaksanakan kegiatan penilaian kesesuaian, seperti inspeksi, pengujian, sertifikasi, validasi/verifikasi dan lain sebagainya.

Read more ...
Direktorat Akreditasi Laboratorium Selenggarakan FGD Persiapan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (29-30/8/2022). Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Akreditasi Laboratorium, Bapak Dr. Agustinus Praba Drijarkara, M.Eng. Selanjutnya, kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi kegiatan yaitu sesi pertama disampaikan oleh Inspektur BSN terkait Alur Proses dan Titik Kritis Penilaian WBBM dan Pemantapan Personil Menuju WBBM Direktorat Akreditasi Laboratorium.

Read more ...
WBBM Direktorat Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi

Reformasi Birokrasi merupakan salah satu langkah awal mendukung program pemerintah untuk melakukan peningkatan sistem penyelenggaraan organisasi Direktorat Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi Badan Standardisasi Nasional yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan professional dalam mewujudkan good governance dan clean government menuju aparatur yang bersih dan bebas dari KKN, meningkatnya pelayanan prima serta meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja.

Read more ...
Dukung Kemudahan Berusaha, KAN Gabungkan 5 Skema Akreditasi

Saat ini, pemerintah tengah mendorong kemudahan berusaha kepada pelaku usaha melalui Undang-Undang Cipta Kerja dan peraturan turunannya. Untuk itu, Komite Akreditasi Nasional (KAN) memandang perlu menyederhanakan proses akreditasi, agar memudahkan Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) dan pelaku usaha dalam memenuhi regulasi terkait.

Read more ...
Peran Penting Akreditasi dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Lingkungan yang Berkelanjutan

Ekonomi dunia sangat bergantung pada sumber daya alam yang disediakan oleh ekosistem yang sehat, namun pembangunan ekonomi yang tidak memperhatikan aspek kelestarian lingkungan akan berdampak negatif bagi generasi yang akan datang.

Global Resources Outlook 2019 dari Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan bahwa ekstraksi dan pemrosesan sumber daya adalah penyebab 90% hilangnya keanekaragaman hayati dan tekanan air dan berkontribusi pada sekitar 50% dari total emisi gas rumah kaca (GRK).

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) selaku Ketua Komite Akreditasi Nasional (KAN), Kukuh S. Achmad dalam acara Pertemuan Teknis Lembaga Penilaian Kesesuaian di Hotel Discovery Kartika Plaza, Bali, pada Kamis (16/6/2022) mengatakan bahwa untuk mengurangi dampak kegiatan ekonomi terhadap lingkungan dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang, negara-negara di seluruh dunia mulai melakukan transformasi ekonomi ke arah yang lebih “hijau”, diantaranya dengan menerapkan konsep ekonomi sirkular (circular economy).

Read more ...
Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.