Indonesian English

Angka kecelakaan kerja di Indonesia pada tahun 2017 meningkat sebesar 20% dari tahun 2016. Tercatat kecelakaan kerja di Indonesia pada 2017 sebanyak 123 ribu kasus. Hal ini tidak boleh terulang di kemudian hari. Perusahaan harus menerapkan sistem yang dapat menjamin keselamatan pekerjanya.

Untuk mendukung penerapan Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) di Indonesia, Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) menyelenggarakan Pelatihan Asesor Skema Akreditasi Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan KesehatanKerja (LS SMK3) di kantor BSN, Jakarta  pada 17-21 September 2018. Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka menyiapkan infrastruktur guna mendukung skema akreditasi LS SMK3. Direncanakan, skema ini akan diresmikan dalam rangkaian acara Bulan Mutu Nasional 2018 di Surabaya pada bulan Oktober mendatang. 

SMK3 menurut PP Nomor 50 Tahun 2012 Pasal 1 Ayat 1 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Dengan diterbitkannya ISO 45001:2018 Occupational health and safety management systems -- Requirements with guidance for use, maka organisasi atau industri yang sudah menerapkan OHSAS 18001:2007 harus segera bertransisi untuk menerapkan ISO 45001:2018 paling lambat 3 (tiga) tahun setelah diterbitkannya ISO 45001:2018. ISO 45001:2018 menggunakan model Plan-Do-Check-Action (PDCA), yang menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk merencanakan apa yang harus mereka lakukan di tempat untuk meminimalkan risiko bahaya. Langkah-langkah tersebut harus memperhatikan masalah yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang dan ketidakhadiran dari pekerjaan, dan juga hal-hal yang menimbulkan kecelakaan.

“Mengapa perlu sertifikasi, karena konsumen dan pemerintah membutuhkan jaminan bahwa barang, jasa, proses, sistem yang digunakan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan,” ujar Kepala Pusat Akreditasi Lembaga Sertifikasi BSN, Triningsih Herlinawati dalam sambutannya. Pelatihan selama 5 (lima) hari ini menghadirkan Ketua Asosiasi Ahli K3, Ridwan Mahzun; Kepala Seksi Pengawasan Norma SMK Kementerian Tenaga Kerja, Ida Rohmawati; Asesor Kepala KAN, Rustiawan Anis; Kepala Subbidang Sistem dan Evaluasi Lingkungan BSN, Awan Taufani; serta Kepala Subbidang Proses Akreditasi Lingkungan BSN, Mahardhika A.N.

Dalam kesempatan ini, Triningsih juga menyampaikan beberapa materi diantaranya mengenai fungsi dan peran akreditasi serta struktur dan fungsi KAN. Adapun materi tentang perubahan - perubahan yang dibutuhkan dari versi OHSAS 18001:2007 ke versi baru ISO 45001:2018 disampaikan oleh Ridwan Mahzun. (PALS/Humas BSN)

 

 

Berita

Akreditasi Tingkatkan Daya Saing Bangsa dalam Rantai Pasok Global

Pentingnya peran akreditasi dalam rantai pasok perdagangan, menjadi tema yang diangkat dalam peringatan Hari Akreditasi Dunia (World Accreditation Day), yang jatuh setiap tanggal 9 Juni. Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Komite Akreditasi Nasional (KAN), menyelenggarakan kegiatan Temu Nasional Pemangku Kepentingan Bidang Akreditasi dalam rangka peringatan Hari Akreditasi Dunia dengan tema “Accreditation: Adding Value to Supply Chains” pada Selasa (25/6/2019), di Auditorium Gedung BPPT II, Jl. MH. Thamrin No.8 Jakarta Pusat.

Read more ...
Indonesia Menghadiri Sidang Gabungan IAF dan ILAC 2019

 

Sidang IAF-ILAC Mid-Term Meetings 2019 telah diselenggarakan di Hotel Hilton Mexico City Reforma, Mexico City, Mexico tanggal 04-11 April 2019. International Accreditation Forum (IAF) adalah organisasi internasional di bidang kerjasama badan akreditasi untuk lembaga sertifikasi yang beranggotakan 84 badan akreditasi yang berasal dari 73 negara (www.iaf.nu), sedangkan International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC) adalah organisasi internasional di bidang kerjasama badan akreditasi untuk laboratorium dan lembaga inspeksi yang beranggotakan 155 badan akreditasi dan organisasi terkait lainnya yang berasal dari 126 negara (www.ilac.org).

Read more ...

Keberterimaan dan Hubungan Kerja Sama

Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.