Indonesian English

Dengan tema “Bagaimana Akreditasi Bisa Menjadikan Dunia Yang Aman”, WAD menyuarakan harapan akan terwujudnya segala aspek kehidupan manusia berlangsung aman seperti tempat bekerja, penggunaan produk, transportasi, dan sebagainya. Secara statistik, harapan terkadang masih jauh dari kenyataan. Diperlukan perhatian dari pihak yang berkepentingan baik dari pemerintah, regulator, pengusaha untuk membantu mewujudkan harapan tersebut. 

Oleh karenanya, dalam semangat tema WAD tersebut Ketua KAN yang juga Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya mengingatkan akan pentingnya akreditasi dalam menjamin aman dan memenuhi persyaratan pada setiap aspek. "Akreditasi merupakan pengakuan formal yang menyatakan bahwa lembaga penilaian kesesuaian seperti lembaga sertifikasi, laboratorium, serta lembaga inspeksi kompeten dalam melakukan kegiatan penilaian kesesuaian. Dengan demikian, lembaga penilaian kesesuaian yang terakreditasi bisa menjamin proses penilaian kesesuaian sesuai persyaratan internasional," ujar Bambang.

Lembaga penilaian kesesuaian, lanjut Bambang, melakukan kegiatan sertifikasi atau pengujian atas produk/jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/organisasi. Produk atau jasa yang lolos uji dan/atau meraih sertifikasi, berarti telah memenuhi standar tertentu dan dijamin aman. "Dari gambaran rangkaian kegiatan standardisasi dan penilaian kesesuaian tersebut menunjukkan bahwa akreditasi berperan penting dalam menciptakan sesuatu itu menjadi aman sebagaimana harapan dalam tema WAD," tambah Bambang.

Lebih jelas lagi, Bambang mencontohkan peran standar, penilaian kesesuaian dan akreditasi dalam menjadikan dunia yang lebih aman yang menjadi isu saat ini antara lain: Diterbitkannya ISO 45001 sebagai persyaratan sertifikasi sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan yang menggantikan OHSAS 18001 yang akan membuat lingkungan kerja menjadi lebih sehat dan aman, sehingga resiko terjadinya angka kecelakaan kerja dapat dikurangi. Akibat dari penerapan sertifikasi ISO 45001 tersebut adalah perusahaan asuransi akan memberikan premi yang lebih murah kepada perusahaan yang disertifikasi ISO 45011. Saat ini skema akreditasi ISO 45001 sedang dipersiapkan oleh KAN.

Kemudian, Indonesia sebagai anggota ICAO (International Civil Aviation Organisation) telah mengadopsi resolusi ICAO untuk mengiplementasikan Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) yang bertekad untuk menerapkan “carbon neutral growth” CNG2020. Dengan adopsi ini, emisi global dari sektor aviasi dapat dikendalikan sehingga berdampak pada tujuan untuk melindungi masyarakat dari pemanasan global.

Selain itu, juga dalam penerapan SNI secara wajib, hanya pengujian yang dihasilkan oleh laboratorium diakreditasi SNI ISO/IEC 17025 saja yang diakui oleh Kementrian. Dengan memiliki akreditasi, validitas hasil uji dapat dijamin serta masyarakat dapat dilindungi.

Berita

Pengakuan Internasional melalui Capaian MLA IAF bagi Skema Akreditasi KAN untuk Lembaga Sertifikasi Person

Berita menggembirakan dari sidang umum gabungan Joint General Assembly dua organisasi internasional yaitu International Accreditation Forum (IAF) dan International Laboratory Acreditation Cooperation (ILAC) yang berlangsung di Singapura tanggal 22 – 31 Oktober 2018 bahwa Komite Akreditasi Nasional (KAN) telah memperoleh pengakuan internasional untuk Skema Akreditasi Lembaga Sertifikasi Person melalui Multilateral Recognition Arrangement (MLA) di IAF. Perolehan ini menandakan telah diakuinya skema akreditasi dan sertifikasi person yang dioperasikan oleh KAN di level internasional setelah pada tahun 2016 KAN mendapat pengakuan serupa di level Asia Pasifik melalui MLA di Pacific Accreditation Cooperation (PAC). Saat ini anggota IAF yang telah memperoleh MLA untuk Skema Akreditasi Lembaga Sertifikasi Person adalah 26 (dua puluh enam) negara dari kawasan Eropa dan 7 (tujuh) negara dari kawasan Asia Pasifik. Hal itu berarti bahwa sistem sertifikasi person dari lembaga sertifikasi yang diakreditasi KAN mampu disejajarkan dengan sertifikasi person dari negara-negara yang telah menandatangani MLA IAF.

Read more ...
Workshop Akselerasi Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja Melalui Sertifikasi ISO 45001:2018

ISO 45001 adalah sebuah standar internasional baru untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3/OH&SMS), yang  menggantikan standar OHSAS 18001.

 

Sehubungan dengan hal tersebut BSN dan KAN menyelenggarakan Workshop Akselerasi Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja Melalui Sertifikasi ISO 45001:2018 di Grand City, Surabaya (26/10). Workshop ini menjelaskan materi syarat dan aturan tambahan akreditasi bagi lembaga sertifikasi yang berminat untuk mengoperasionalkan skema sertifikasi SMK3 berdasarkan ISO 45001:2018.

Read more ...

Keberterimaan dan Hubungan Kerja Sama

   

Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.